J.A.T. template series was designed 2006 by 4bp.de: www.4bp.de, www.oltrogge.ws
Bubur Kampiun dari Sumatra Barat PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Darul Makmur   
Sunday, 21 September 2008
Sobat rekan pelaut nan terhormat, dengan minimnya berita kepalautan, sebaiknya kini berkelana dalam berita kuliner, apalagi nanti kalau anda sempat merapat di Sumatra Barat jangan lupa melakukan wisata kuliner disana. Padangkini .com menulis: “KALAU ditanya bubur apa yang khas dari Ranah Minang, itu adalah bubur kampiun atau bubua kampiun kata orang Padang. Hampir setiap tempat di Sumatera Barat bisa dijumpai bubur kampiun, dengan campuran bahan yang terkadang beda. Biasanya bubur kampiun untuk sarapan, tetapi pada bulan Ramadan dijadikan santapan berbuka yang manis dan legit. Entah siapa yang menemukannya, bubur kampiun ini terdiri dari aneka bubur yang dicampur menjadi satu. Barangkali yang menemukan dulunya adalah orang iseng yang mencampur beberapa jenis bubur ke dalam piringnya, dan ternyata hasilnya bubur yang enak. Di Padang, di beberapa pasa pabukoan tempat membeli makanan berbuka, bubur kampiun mudah dijumpai, walaupun yang menjual hanya satu atau dua orang.” Selain diaranah Miangkabau, anda juga dapat menjumpainya dibeberapa pasar trasional di Jakarta dan kota besar lainnya. Pokoknya makanan ringan yang penuh gizi ini akan meberi anda kepuasan yang tidak akan pernah terlupana. Coba saja lihat campuiran yang terdapat didalam bubur kampiun ini. Selanjutnya padangkini.com menulis: “Bubur kampiun Padang ini biasanya campuran dari bubur sum-sum, bubur kacang hijau, bubur ketan hitam, bubur candil, kolak ubi, kolak pisang, ketan putih yang dikukus, ada kolak labu, dan bubur delima (bubur merah putih dari tepung kanji). Anehnya, ‘persatuan' bubur ini hasilnya enak dan memanjakan lidah.” Bubur kampiun ini juga akan mengalami perubahan campuran maupun citarasanya bila anda membelinya di kota lain, padangkin.com juga menuliskan: “Bila Anda ke Padangpanjang, beberapa campurannya beda lagi. Bubur kampiun di sana terdiri dari bubur ketan hitam, candil, bubur sum-sum, agar-agar merah, cendol sagu dengan sentuhan akhir diberi cairan kental gula merah di atasnya. Disajikan dalam piring kaleng bermotif bunga yang jadul banget. Lain lagi bubur kampiun di Bukittinggi. Campurannya terdiri dari ketan putih, bubur ketan hitam, candil, bubur sum-sum, kolak ubi, kolak pisang dan bubur delima. Warnanya lebih cerah karena bubur delima yang berwarna pink dicampurkan paling akhir. Uni Ovel, penjual bubur kampiun di ‘pasa pabukoan' Aur Kuning di Bukittinggi mengatakan, sehabis sahur ia mulai menyiapkan satu persatu bubur dan kolak untuk campuran bubur kampiun. Seporsi bubur kampiun ia jual Rp3.000.” Bila nanti anda telah merasakan betapa nikmatnya melaukan wisata kuliner diranah Miangkabau, jangan lupa bercerita kepada teman lainnya, sehingga apa yang dapat anda nikmati, juga, bila ada kesempatan maka teman lain juga dapat menikmati hal yang sama. Rekan pelaut diharapakan menuliskan pengalamannya yang dapat memberi informasi menarik bagi rekan pelaut lain, diharapkan menuliskannya. Sehingga pengalaman tersebut akan dapat memberi inspirasi bagi rekan kita lainnya.
Terakhir Diperbaharui ( Sunday, 21 September 2008 )
 

Berita

Indonesia Negara Kepulauan
Negara Kesatuan Republik Indonesia (disingkat NKRI atau Indonesia atau Republik Indonesia atau RI) ialah negara kepulauan terbesar di dunia yang terletak di Asia Tenggara, melintang di khatulistiwa antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Karena letaknya yang berada di antara dua benua, dan dua samudra, ia disebut juga sebagai Nusantara (Kepulauan Antara). Penulis menyarankan anda baca kutipan sejarah berikut ini:
Baca lebih lanjut...
 
Pelaut Indonesia
 Pelaut adalah seseorang yang pekerjaannya berlayar di laut.[1] Atau dapat pula berarti seseorang yang mengemudikan kapal atau membantu dalam operasi, perawatan atau pelayanan dari sebuah kapal. Hal ini mencakup seluruh orang yang bekerja di atas kapal. Selain itu sering pula disebut dengan Anak Buah Kapal atau ABK.
Baca lebih lanjut...
 
Nenek Moyangku Seorang Pelaut
 Saya jadi teringat sewaktu kecil dulu saya sering menyanyikan lagu Nenek Moyangku (se)Orang Pelaut entah itu karena semacam ‘cuci otak’ oleh rezim waktu itu atau emang lagi hits, entahlah. (Jangan-jangan lagu itu milik Malaysia yang sengaja diciptakan oleh Saridjah Niung Bintang Soedibio atau lebih dikenal dengan ibu Sud atas permintaan pemerintah Malaysia…walah!). Ini syairnya sekedar mengingatkan aja:
Baca lebih lanjut...
 
Perahu Pinisi
 Perbedaan yang paling fundamental dari pembuatan perahu pinisi dengan technologi pembuatan kapal barat adalah, kalau orang barat buat perahu dari rangkanya dulu baru dindingnya, tapi pembuatan pinisi tradisionil dimulai dengan dinding dulu baru setelah itu rangkanya. Segala tehnik dan peraturan pembuatan perahu jaman dulu pernah dibukukan yang dinamakan "Jaya Langkara" menurut para tetua di Ara , buku itu pernah dipinjam orang Belanda, hingga kini belum dikembalikan.
Baca lebih lanjut...
 

Member Online

tidak ada yang online
J.A.T. template series was designed 2006 by 4bp.de: www.4bp.de, www.oltrogge.ws